Zaman yang semakin maju dan teknologi yang semakin berkembang, tentu saja banyak memberikan kemudahan bagi para pasangan yang sedang merencanakan pernikahan, terutama untuk urusan sebar undangan. Eitss tapi jangan salah, tidak semua tamu undangan bisa menerima diundang secara online. Kemudahan di era digital ini pasti memiliki kekurangan juga lho.

Memang tak semuanya pasti kamu lakukan dengan memanfaatkan internet, media sosial dan media digital. Mungkin salah satu hal paling simpel yang dapat kamu dan pasanganmu lakukan dengan cara digital adalah penyebaran undangan misalnya, dari segi budgeting tentunya lebih membantu untuk berhemat kan. Tetapi coba deh pikirkan apabila yang kamu undang adalah seseorang yang termasuk orang penting atau seseorang yang lebih tua yang jarang main Facebook atau mengerti cara buka website, belum lagi jika beliau merasa hal ini kurang sopan. Belum lagi jika kita tidak tahu seberapa banyak pesan yang diterima oleh seorang tersebut dalam satu hari, tentunya dalam hal pengiriman undangan via media sosial bisa saja undanganmu terlewat begitu saja.

Kesalahan saat menulis alamat email atau mungkin pada saat men-tag nama seseorang sehingga seseorang yang kamu akan undang malah tidak tersampaikan undangannya, ini merupakan hal yang paling fatal. Karena keteledoran yang kecil namun akibatnya besar dan membuat orang tersebut merasa tidak diundang.

Nah, jadi bagaimana nih? Ada baiknya untuk dirundingkan dan dipertimbangkan bersama pasanganmu. Memang undangan via online lebih praktis dan efisien tetapi dibalik mudahnya menyimpan beberapa kekurangan juga. Maka undangan fisik masih menjadi pilihan yang lebih baik.

Coba deh kamu dan pasanganmu pikirkan terlebih dahulu bagaimana baik dan buruknya menyebarkan undangan hanya secara online saja. Mungkin ada baiknya kamu pilah pilih tamu undangan yang harus diundang dengan cara konvensional dan mana yang bisa diundang lewat media social saja.