G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (UE). Agenda pertemuan internasional ini membahas 60% populasi bumi, 75% perdagangan global dan 80% produk domestik bruto (PDB) dunia. Negara yang ikut serta dalam kegiatan ini adalah Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jerman, Kanada, Meksiko, Korea Selatan, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki dan Uni Eropa.

Untuk pertama kalinya sejak pertemuan ini dilaksanakan, Indonesia dipercaya menjadi Presidensi selama satu tahun. Mulai dari 1 Desember 2021 sampai 30 November 2022, Indonesia mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger”.

“Ini untuk pertama kalinya Indonesia memegang Presidensi G20 sejak G20 didirikan. Presidensi Indonesia akan mengambil tema “Recover Together, Recover Stronger” ucap Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi, dalam siaran pers virtual.

Sebelum resmi menjadi Presidensi G20, Indonesia telah menerima serah terima pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Roma pada bulan Oktober lalu. “Ini tentunya merupakan kepercayaan, tetapi pada saat yang sama juga merupakan sebuah tanggung jawab besar bagi Indonesia, yang Insya Allah akan kita tunaikan sebaik mungkin” jelas Ibu Menteri.

Negara maju dan berkembang akan bersinergi untuk membahas pertumbuhan ekonomi, Kebijakan Pajak, Penanganan pandemi Covid-19 dan isu global lainnya. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) menjadi puncak dari beragam pertemuan G20, yaitu rapat tingkat kepala negara/pemerintahan.


Dengan diselenggarakannya event ini di Indonesia, pemerintah berharap masyarakat juga mendukung kesuksesan G20 tahun 2022. “Pemerintah sangat mengharapkan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia bagi suksesnya Presidensi Indonesia, dan pemerintah akan bekerja keras agar amanah Presidensi G20 akan memberikan manfaat maksimal bagi rakyat Indonesia dan akan meneguhkan peran dan kepemimpinan yang selama ini dijalankan Indonesia di dunia Internasional” tutup nya

Bali menjadi kota penyelenggara G20 di Indonesia, karena dinilai kesiapan event Internasional dan citra Bali yang telah diketahui dunia Internasional. Presiden Joko Widodo dalam kesempatanya saat meninjau langsung kesiapan Bali mengatakan. “Sebagai tuan rumah, kita ingin melayani dengan baik, ingin menampilkan yang terbaik dan saya yakin Bali memiliki reputasi, memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan event-event internasional” Ucap Joko Widodo