Pasti tidak sedikit dari kalian yang merasa sudah bertahun-tahun bekerja, namun tidak punya hasil berupa investasi atau tabungan. Biasanya hal ini terjadi karena tidak adanya manajemen keuangan pada pribadi masing-masing sehingga muncullah istilah “gaji habis di perut saja”. Ada yang merasakan hal yang sama?

Nah, sekarang saatnya kamu memulai untuk mengatur cash flow atau keuangan pribadi agar pendapatan yang diterima juga bisa tersisa untuk memulai investasi atau tabungan masa depan. Berikut beberapa cara yang bisa kamu coba :

Hitung Pengeluaran Mingguan

Untuk mengelola keuangan, yang paling utama harus dilakukan adalah budgeting. Saat menerima gaji di akhir atau awal bulan, pisahkan lah uang sesuai pos-pos yang kamu butuhkan seperti : Uang untuk makan harian, ongkos, hiburan, asuransi, dan usahakanlah menyisakan minimal 20% dari gaji untuk masuk ke tabungan.

Meminimalisir Penggunaan Kartu Kredit

Kartu kredit memang bisa membantu kita untuk memberi “nafas” di saat-saat uang cash mulai menipis. Tapi, usahakan untuk menggunakan Kartu Kredit hanya untuk keadaan yang sifatnya urgent saja. Dan yang paling penting, hindari membayar penggunaan Kartu Kredit hanya sejumlah minimum payment karena hal ini hanya akan menambah bunga hutang kamu saja.

Sesuaikan Gaya Hidup

Pernah dengar istilah ‘Hidup itu murah, yang mahal itu gaya hidupmu’. Nah, percaya atau tidak, yang membuat kita boros itu adalah gaya hidup sehari-hari. Coba perhitungkan kalau kamu membeli kopi atau nongkrong di coffee shop setiap hari selama sebulan, bayangkan jumlah budget dari ngopi tersebut jika kamu ganti dengan menabung selama setahun? Atau bandingkan deh budget membawa kendaraan sendiri daripada memakai transportasi umum yang saat ini sudah mulai nyaman.

So, tidak ada kata terlambat untuk memulai kebiasaan baik seperti menabung yang nantinya akan membuat kamu memiliki masa depan yang lebih baik. Kamu bisa mulai dari tips-tips diatas untuk mulai belajar mengelola keuangan yang lebih baik sehingga masa depan jadi lebih terjamin.