Berlangsung di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta, ARTJOG MMXXI dibuka secara virtual oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dan ditutup oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Berlangsung selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Darurat) tak menyurutkan semangat berkesenian dan kreasi para pelaku seni.

Yayasan Hita Pranajiwa Mandaya sebagai tempat bernaung ARTJOG berhasil mewujudtkan hasrat, ide dan semangat para pelaku seni untuk mewujudkan salah satu event tebaik negeri. Menampilkan karya-karya dari 41 seniman (perorangan maupun kelompok) yang semuanya tinggal dan bekerja di Indonesia.

Pengelolaan festival dengan metode daring dan fisik yang dilakukan ARTJOG adalah sebuah usaha untuk terus mempertemukan berbagai gagasan dan praktik berkesenian, serta mendekatkan hal tersebut ke hadapan publik. Tidak hanya instalasi pameran karya yang dapat dinikmati sebagai ekspresi diri, tahun ini ARTJOG juga mengadakan program-program edukasi seperti program young Artis Award, Exhibition Tour dan Meet the Artist.

Festival seni rupa ARTJOG sendiri sebenarnya telah berlangsung selama 13 Tahun, dan selalu meberikan kesan terbaik pada setiap tahun penyelenggaraan nya. Festival seni kontemporer berkelas Internasional rutin berjalan setahun sekali.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, ARTJOG digelar secara virtual. Pengelolaan festival dengan metode daring dan fisik yang dilakukan ARTJOG adalah sebuah usaha untuk terus mempertemukan berbagai gagasan dan praktik berkesenian, serta mendekatkan hal tersebut ke hadapan publik.Memulai acara dari tanggal 8 Juli – 31 Agustus 2021, ARTJOG sukses mendapatkan apresiasi yang besar dari masyarakat dan pemerintah.

Ruang, Waktu dan Kesadaran.

Tiga kata ini menjadi kunci dalam semua penyelenggarannya selama tiga tahun terakhir. Namun, pada tahun ini ARTJOG mencpba lebih meringkas semua agar saling melengkapi dan menegaskan semuah karya seni yang absolute. Berbeda dengan tahun yang lalu, ketiga kata ini menjadi konsep yang terpisah satu sama lain.

Expanded ARTJOG juga tetap hadir sebagai program baru yang akan terus berlanjut di ARTJOG kedepannya. Kolaborasi dengan praktisi dokumenter untuk merekam realita di sekitar ARTJOG masih dijalin untuk terus memberi pengalaman yang berbeda bagi publik.

Sebuah film dokumenter yang menceritakan bagaimana ARTJOG bertahan di tengah ketidakpastian masa pandemi menjadi suguhan menarik dan dinanti pada event tersebut. Film dokumenter ini disajikan dalam bentuk yang istimewa, yaitu melalui sudut pandang gallery sitter dan ditayangkan perdana pada 30 Agustus 2021.

Masih dalam semangat kemanusiaan, ARTJOG MMXXI bersama ARTCARE INDONESIA juga kembali untuk mewadahi rasa kepedulian para seniman di masa pandemi yang belum usai ini. Selain itu, pelaksanaan ARTJOG tentunya tak lepas dari Jogja Art Weeks sebagai sebuah inisiatif yang terus berupaya menggerakkan ekosistem kreatif di Jogja dan sekitarnya.

sumber: Siaran Pers ARTJOG 2021