Tiap-tiap orang punya cara tersendiri dalam mengelola keuangan masing-masing, mengingat setiap individu pasti punya skala prioritas dan kemampuan dalam pembagian pos-pos pengeluaran bulanan yang berbeda-beda.

Salah satu pos yang biasanya terlupakan atau dianggap sepele dalam membagi keuangan adalah menyisihkan sebagian penghasilan agar disimpan sebagai ‘dana darurat’.

Apa sih dana darurat itu? Dana darurat adalah uang tabungan yang disisihkan dari penghasilan tetap yang bertujuan untuk berbagai keperluan mendesak atau tiba-tiba seperti ; Sakit yang tidak ditanggung BPJS atau asuransi, saat terjadi pemecatan dari kantor atau hal-hal yang membuat kita secara tiba-tiba tidak ada pemasukan, bisa juga untuk biaya perbaikan kondisi rumah, kendaraan, dan lain sebagainya.

Menghitung berapa dana darurat yang dapat disisihkan sekaligus dibutuhkan seseorang pasti akan berbeda-beda. Akan tetapi, untuk mengetahui berapa jumlah ideal dana darurat yang seharusnya kamu miliki tetap bisa dilakukan dengan cara mengidentifikasi kondisimu saat ini dengan klasifikasi sebagai berikut :

Dana Darurat untuk yang Belum Punya Tanggungan (single)

Jika kamu belum menikah dan tidak mempunyai tanggungan, jumlah ideal dana darurat yang saat ini harusnya kamu miliki adalah 6x lipat dari total pengeluaran kamu.

Dana Darurat untuk yang Menikah Namun Belum Memiliki Anak

Jika kamu sudah menikah dan mempunyai tanggungan, namun belum mempunyai anak, jumlah ideal dana darurat yang saat ini harusnya kamu miliki adalah 9x lipat dari total pengeluaran kamu.

Dana Darurat untuk yang Menikah dan Sudah Memiliki Anak

Jika kamu sudah menikah dan sudah dikaruniai anak, jumlah dana darurat kamu sudah seharusnya jauh lebih besar. Jumlah ideal dana darurat yang saat ini harusnya kamu miliki adalah 12x lipat dari total pengeluaran kamu.

Nah, untuk kamu yang saat ini tabungan atau dana darurat mu belum mencapai nilai ideal yang disebutkan diatas, jangan khawatir ya. Karena tidak ada kata terlambat untuk memulai menyisihkan pendapatan bulanan kamu untuk mulai mengumpulkan dana darurat yang nanti nya bisa berguna untuk keperluan-keperluan tidak terduga.