Setiap pasangan pasti punya konsep pernikahan idaman. Sederet rencana, mulai dari plan A sampai plan Z pasti sudah dipikirkan dengan matang. Salah satu konsep impian yang banyak diminati adalah menggelar pesta pernikahan di luar negeri.

Wow, ini sih konsep yang keren ya pastinya. Eits, tunggu dulu! Tapi dibalik kerennya konsep tersebut pasti ada persiapan super duper matang yang harus kamu tempuh dan pastinya gak mudah. Jangan khawatir, senjatanya cuman persiapan yang matang kok.

Selain berunding sama pasangan kamu dan keluarga tentang apa saja yang harus disiapkan seperti transportasi, akomodasi, konsep dan sebagainya. Berikut ini ada beberapa tips untuk membantu kamu dan pasanganmu dalam memaksimalkan persiapan pernikahanmu di luar negeri, cek yuk!

1.     Legalitas Pernikahan
Setiap negara pasti memiliki aturan pernikahan yang berbeda-beda, ada yang memiliki aturan yang cukup simpel, ada pula yang memerlukan kelengkapan dokumen yang lebih rumit. Ini hal yang paling penting dan harus jadi prioritas. Jadi buat kamu dan pasangan kamu harus sangat memperhatikan masalah ini ya. Kamu perlu memastikan cara untuk menikah di Negara yang menjadi tujuan kamu dan pasanganmu serta memastikan juga bahwa pernikahan tersebut nantinya akan di akui di negara kamu sendiri.

Tapi kalau misalnya kamu dan pasanganmu merasa direpotkan dengan banyaknya dokumen yang harus dilengkapi, tenang saja, banyak jalan menuju Roma. Kamu bisa aja menggelar pernikahan mu di kota asalmu atau di tempat tinggalmu sekarang lalu mengadakan resepsinya di luar negeri.

2.     Jadwalkan Dengan Bijak
Masalah yang biasa dicemaskan oleh pasangan yang akan menggelar pernikahan di luar negeri pasti tidak jauh dari dua hal ini, yaitu: biaya perjalanan dan cuaca. Tiket penerbangan dan biaya akomodasi bervariasi ini semua tergantung sama negara mana yang menjadi tujuan kamu. Setiap negara memiliki peak season yang berbeda. Biasanya peak season memastikan bahwa cuaca dalam keadaan baik, tetapi mungkin biayanya menjadi lebih mahal.

Untuk minimalisir budget pernikahan mu, kamu bisa melaksanakan acara pernikahan di luar peak season. Ini merupakan kompromi dan pilihan yang memadai karena negara tersebut tidak akan terlalu sibuk dan secara umum akan lebih pas dikantong. Untuk memastikan cuaca, kamu bisa memastikannya dengan cara jadwalkan terlebih dahulu agenda pernikahanmu, kemudian melakukan survey dengan menanyakan kepada warga setempat tempat mana saja yang biasa digunakan untuk acara pernikahan sehingga kamu bisa mengetahui bagaimana kondisi cuacanya.

3. Mengelola Logistik Perjalanan
Mengatur jadwal kepergian, kedatangan, dan hari H pernikahanmu ini merupakan hal yang lumayan rumit ya. Kamu bisa memulai dengan cara mengurutkan akomodasi dan transportasi untuk kamu dan pasanganmu, kedua keluarga inti terlebih dahulu sebelum mengurusi orang lain. Menetapkan batas waktu kapan tamu kamu harus RSVP untuk mengurangi resiko kehabisan kamar hotel untuk dipesan.

Mungkin untuk membeli tiket penerbangan untuk keluarga dan tamu undangan sekaligus merupakan hal yang merepotkan, kamu bisa mengatasinya dengan sediakan daftar apa yang perlu disiapkan tamu untuk mendapatkan visa dan rekomendasikan tiket yang bisa mereka beli. Ketika para tamu undangan tiba, kamu bisa menyewa mobil atau mengatur antar-jemput hotel untuk para tamu. Jika pilihan menyewa mobil hotel terlalu mahal kamu bisa menggunakan cara memberikan panduan kepada tamu undangan  untuk mengambil transportasi umum ke hotel serta venue.

4. Mengatur Sendiri Atau Menyewa Wedding Planner
Mulai mengerucut kepada pembahasan kategori pernikahan di hari-H, seperti pakaian pernikahan, tatanan rambut dan rias, dekorasi, makanan, dokumentasi,   dan sebagainya. Sebelum memulai semua hal tersebut langkah awal yang harus kamu lakukan adalah memutuskan apakah kamu ingin mengatur pernikahanmu dengan sendiri atau memerlukan bantuan dengan menyewa perencana pernikahan.

Mengatur pernikahan sendiri mungkin bisa menjadi lebih menyesuaikan sesuai dengan keinginan anda tetapi ini menjadi sulit apabila kamu melaksanakannya diluar negeri karena menghubungi vendor di negara yang berbeda saja dapat menjadi tantangan. Sebaliknya apabila kamu memilih untuk menyewa perencana pernikahan, akan banyak hotel serta agen perjalanan yang menawarkan paket upacara pernikahan dengan harga tetap namun kamu tidak dapat melakukan banyak penyesuaian dengan paket-paket tersebut.

5. Survei Lokasi
Dimanapun tempat yang akan menjadi tempat berlangsungnya acara pernikahan, survei lokasi merupakan hal yang sangat amat diharuskan. Minimal satu bulan sebelumnya pelaksanaan acara pernikahanmu, kamu harus memeriksa sendiri venue untuk memastikan bahwa dekorasi akan berjalan sesuai rencana.

Kamu juga perlu mengalami sendiri bagaimana menuju ke hotel dan venue dari bandara sehingga kamu dapat memberikan informasi yang tepat untuk para tamu undangan mu nanti. Bertemulah dengan sebanyak-banyaknya vendor yang akan kamu kerja sama dan ikuti perkembangan mereka. Diskusikan rundown penrikahan kamu dengans etiap vendor yang terlibat dalam upacara sehingga semua orang dapat datang dengan tepat waktu.