Suatu perusahaan dapat berjalan baik salah satunya adalah karena antara manajer, kepala divisi serta karyawan-karyawan memiliki visi dan misi yang berarah pada satu tujuan secara bersamaan. Tentunya hubungan yang erat akan dapat mewujudkan tujuan tersebut. Karena berjalan bersama menciptakan suatu hasil yang memuaskan merupakan output dari sebuah teamwork. Pentingnya ikatan antara karyawan dengan perusahaan dimana karyawan yang melibatkan emosinya dalam berkomitmen terkait waktu, tenaga dan keahliannya agar menghasilkan kerja dan karya yang lebih dari ekspektasi.

Namun terkadang karena rendahnya tingkat keterikatan karyawan dengan perusahaan, berakibat rendahnya produktivitas. Eits jangan khawatir dulu, hal ini ternyata bisa juga lho dijadikan sebagai kesempatan bagus sehingga perusahaan bisa belajar lagi hingga menguasai keterampilan untuk meningkatkan ikatan antara karyawan dengan pekerjaan dan perusahaan tempat bekerja.

Nah untuk berjaga-jaga agar hal tersebut tidak terjadi, coba deh tingkatkan lagi hubungan sebagai atasan dengan karyawan agar dalam urusan pekerjaan dapat berjalan mulus dengan cara berikut :

1. Letakkan Semua Orang Dalam Peran Yang Tepat
Karena setiap orang memiliki passion yang berbeda. Langkah awal adalah recruitment. Kenali orang-orang yang menjadi kandidat agar dapat menempatkannya pada posisi yang sesuai dengan porsi pekerjaan yang sesuai dengan passion-nya. Karena apabila seseorang ditempatkan pada bagian yang orang tersebut tidak punya keahlian dibidang tersebut akan menyebabkan kurangnya ikatan antara pekerja dengan pekerjaannya. Nah jadi harus mempertimbangkannya dengan sebijak mungkin ya. Karena dengan memberikan kesempatan untuk si karyawan bekerja sesuai dengan passionnya akan mendukung dalam membangun visi, misi dan nilai perusahaan. Karena hal tersebut dapat menumbuhkan perasaan memiliki yang lebih kuat.

2. Berikan Training
Memberikan training yang efektif kepada karyawan merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam upaya menjalin keakraban bersama karyawan. Dengan bekal pengetahuan dasar agar si karyawan dapat membangun percaya dirinya. Sehingga dalam bekerja karyawan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, menjadikan karyawan lebih produktif dalam bekerja, sehingga terciptanya anggota-anggota tim yang sukses.

3. Didelegasikan Tugas Penting
Sebagai pemimpin perusahaan, tentu saja beban tanggung jawab merupakan hal yang paling utama. Karena banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan, jangan sampai membuat kamu berpikir mampu menyelesaikan segalanya sekaligus. Lakukanlah pendelegasian wewenang. Fungsi dari penempatan karyawan sesuai dengan passionnya adalah agar pada saat pendelegasian wewenang, pemimpin dapat dengan mudah memberikan delegasi tugas kepada bagian yang sesuai dan dianggap mampu.

4. Jangan Pelit Memberikan Feedback
Feedback merupakan hal yang biasa dalam dunia kerja, maka dari itu apabila karyawan telah selesai mengerjakan tugas-tugasnya. Nah kewajiban sebagai pemimpin nih untuk memberikan tanggapan atau saran yang membangun terhadap apa yang telah dikerjakan oleh karyawan tersebut. Feedback ini bisa disampaikan melalui cara formal maupun informal.

5. Lebih Sering Berdiskusi
Transparansi dalam segala hal seputar pekerjaan, goal, dan pencapaian dapat memberikan rasa keterlibatkan pada karyawan. Sering berkumpul untuk sekedar sharing bagaimana perkembangan perusahaan, target apalagi yang harus dicapai, kekurangan apalagi yang harus diperbaiki. Akan membuat hubungan kamu dengan karyawan menjadi semakin erat. Dalam proses ini, dua elemen yang paling penting untuk berperan adalah manajer dan pemimpin perusahaan. Pemimpin perusahaan dapat mengkomunikasikan dengan aktif visi dan misi perusahaan dalam jangka panjang sehingga karyawan juga bisa aktif menemukan kesesuaian antara visi perusahaan dan visi pribadinya.