Siapa sih yang nggak tahu dengan istilah foto ‘Prewed’? Biasanya banyak nih yang memperdebatkan apakah sesi foto pre wedding ini adalah suatu keharusan atau tidak? Walaupun ujung-ujungnya banyak sih yang akhirnya merasa foto pre wedding ini harus dilakukan karena sifatnya sama seperti pernikahan itu sendiri : sekali seumur hidup.

Melakukan sesi foto pre wedding sebetulnya tidak harus mahal lho. Kecuali kamu mau hasil foto prewed kamu ‘all out’ seperti ; mengambil latar Menara Eiffel di Paris, atau berlatar belakang pemandangan hijau nya New Zealand. Sah-sah saja jika budgetnya sesuai dengan kantong kamu. Nah, untuk yang budget nya pas-pasan, tetap bisa menyesuaikan dong. Berikut ide-ide untuk bantu kamu memikirkan dimana foto prewed kamu akan diambil :

  1. Cari Tempat yang Punya Arti & Cerita

Jika kamu bosan dengan konsep pre wedding yang itu itu saja, cobalah eksplor tempat-tempat yang punya arti untuk kamu dan pasangan. Misalnya, tempat pertama kali kalian ngedate, tempat pertama kali kamu dan pasangan bertemu dan jatuh cinta, atau mungkin tempat pertama kali kamu dan pasangan mengalami berantem pertama kali?

2. Cek Musim dan Cuaca

Dimanapun kamu dan pasangan ingin melakukan sesi foto pre wedding, jangan pernah menyepelekan informasi tentang musim dan cuaca, terutama jika kalian ingin mengambil latar tempat-tempat outdoor seperti gunung dan pantai. Hal ini pun akan berguna juga untuk menentukan jenis baju apa saja yang ingin kalian bawa dan pakai.

4. Pilih Daerah yang Punya Pesona Alam Beragam

Agar menekan budget, ada baiknya kamu memilih satu daerah yang punya banyak pilihan tempat dengan tema berbeda-beda. Misalnya, kamu bisa pilih Bali karena kamu bisa melakukan sesi foto pre-wedding dengan tema pantai di daerah petitenget, canggu, dan lain-lain. Namun kamu juga bisa mengunjungi daerah Ubud untuk mengambil latar daerah pegunungan yang sejuk.

Nah, semoga tips tips diatas dapat membantu kamu dalam memutuskan mau melakukan sesi foto pre wedding di daerah mana ya.